Untuk menjadi seseorang yang sukses, kita perlu
memahami proses cara belajar kita. Kita harus mulai dengan memahami
kebutuhan dan kepentingan kita sendiri, kemampuan kita untuk belajar, cara
terbaik untuk belajar, dan pemahaman kita terhadap suatu subjek.
Belajar adalah sebuah proses. Hal ini dibangun dari
langkah-langkah. Cara belajar dapat dengan menghafal, membaca, berbicara,
meringkas atau dengan metode lainnya. Mari kita cari cara terbaik untuk proses
kita belajar.
Ketika kita sedang mempelajari suatu topik berusahalah
untuk mendapatkan nuansa topik melalui judul, kata kunci, dan defenisi. Kita
harus memutuskan apakah perlu referensi lain untuk membantu kita seperti kamus
atau atlas. Baca materi pelajaran. Lihat jika kita memiliki pertanyaan artinya kita
perlu berbicara dengan guru kita saat di sekolah ataupun di tempat bimbingan.
Seorang pelajar yang sukses selalu melakukan review
terhadap topik yang dipelajarinya. Cara belajar yang baik adalah memeriksa
kembali topik yang telah dipelajari.
Pendidik telah lama mencatat bahwa salah satu cara
belajar efektif untuk mempelajari sesuatu adalah dengan mengajarkannya kepada
orang lain. Dengan mengajar ke seluruh kelas, diharapkan kita akan gampang
mengingat materi pelajaran tersebut.
Banyak cara lain untuk belajar efektif adalah
dengan menggunakan cara belajar relasional, yang mengaitkan informasi baru
dengan hal-hal yang kita sudah tahu. Sebagai contoh, jika kita belajar tentang Laskar
Pelangi, kita mungkin mengasosiasikan apa yang kita pelajari dengan pengetahuan
sebelumnya yang kita miliki tentang Andrea Hirata, periode sejarah di mana
informasi yang relevan penulis hidup dan lainnya.
Cara terbaik untk mengetahui apakah kita cara kita
sukses atau tidak adalah dengan uji coba dalam ujian atau ulangan harian.
Jika kita memilikiki uang lebih ada baiknya kita
mengikuti bimbingan belajar. Dengan mengikuti bimbingan belajar, materi yang
telah kita pelajari akan di direview kembali oleh guru bimbingan belajar kita.
Terakhir, berhentilah untuk belajar sambil
melakukan kegiatan lain. Tidak jarang seseorang belajar sambil sms, menonton
televisi atau bermain-main dengan gadget seperti halnya laptop, ipad, tablet,
dan lain-lain. Hal tersebut dapat memecah konsentrasi dalam belajar. Jika
konsentrasi pecah tentu materi pelajaran yang terserap tidak seberapa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.